Kunjungan Tim Wasrik Irutben Itdam III/Slw Ke Sektor 7 Citarum Harum Sebagai Bentuk Pembinaan
- Nov 19, 2024
- Asep Mulyana
Kim. Karasak. Id. Bandung, - Satgas Citarum Harum Sektor 7 yang dikomandoi Kolonel Inf S Jaya Kusuma tengah dilakukan pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik) dari Inspektur Utama Pembendaharaan Inspektorat Kodam III-Siliwangi, yang dipimpin langsung oleh Kolonel Benny Suharto, S.I.P.,M.I.P sebagai Ketua Tim A. Selasa, 19 November 2024.
Pengawasan dan Pemeriksaan ini adalah kegiatan pengamatan, pemeriksaan, penilaian dan pengoreksian serta pembinaan secara komprehensif terhadap pengelolaan sumber daya.
Sumber daya dimaksud di sini adalah Satgas Citarum Harum yang menjadi tanggung jawab Objek Pemeriksaan (Obrik), dilakukan secara langsung dengan cara membandingkan antara pelaksanaan progres dengan aturan yang sudah baku dalam hasil pelaksanaan di lapangan dan pengeluaran anggaran.
Secara komprehensif pemeriksaan ini, Tim Wasrik Kodam III-Siliwangi memeriksa akurasi data berbentuk fisik laporan dan IT sesuai progres yang belum, sedang dan sudah berjalan, hasil maksimal pada penyesuaian, tujuannya adalah penyelarasan dengan hasil lapangan.
Usai pemeriksaan Dansektor 7 menyebutkan, tujuan dari pemeriksaan ini guna mendorong kesuksesan Program Citarum Harum, sehingga Satgas yang bergerak sebagai eksekutor di lapangan bisa merencanakan progres yang spektakuler pada kemajuan program.
"Tentunya, kolaborasi yang sudah berjalan bagus dengan Pemerintah Daerah dan kewilayahan perlu dipertahankan, edukasi terkait kesadaran masyarakat dalam mendukung program Citarum Harum juga perlu ditingkatkan," ujarnya.
Pihaknnya berharap, bahwa pengawasan yang dilaksanakan oleh Irutben Itdam III-Siliwangi bisa memicu kepada semua Sektor Satgas Citarum Harum, semoga pengawasan ini sebagai kontrol kegiatan yang berjalan sesuai dengan program.
"Giat Wasrik di Satgas Sektor 7 dibagi dua bagian, satu tim menyelia di Posko Sektor 7 untuk memeriksa dokumen, sedangkan satu tim lagi mengunjungi lapangan ke setiap SubSektor sebagai akurasi data yang dilaporkan," tandasnya.